TUGAS PENGANTAR WEB oleh Pak. Achmad Bachris

1. PERBEDAAN WEB 1.0, WEB 2.0 dan WEB 3.0

Web adalah suatu ruang informasi dimana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengguna Global yang disebut UNIFORM RESOURCE LOCATOR (URL).

WEB 1.0 mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam situs website tersebut dan melihat satu persatu konten didalamnya. Situs website ini dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Sifat WEB 1.0 adalah read.

Web 2.0 adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh

O’Reilly Media

pada tahun 2003 merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web-seperti situs jaringan sosial,pernangkat komunikasi dan floksonomi-yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antr pengguna.

“WEB 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut.”

WEB 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan. Kemampuan WEB 2.0 dalam melakukan aktifitas drag and drop,auto complete, chat, voice, dapat dilakukan layaknnya aplikasi desktop. WEB 2.0 bersifat read write. Web ini mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user, serta teknologi yang dipakai AJAX (Asynchronous Javascript and XMLHTTP) yang adalah suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web yang interaktif. Tujuannya adalah untuk memindahkan sebagian besar interaksi pada computer web surfer, melakukan pertukaran data dengan server di belakang layar, sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan.

Beberapa prinsip dari WEB 2.0 adalah
1. Web sebagai platform

2. Data sebagai pengendali utama

3. Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi

4. Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan “open source”)

5. Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan.

6. Akhir dari siklus peluncuran (release cycle) perangkat lunak

WEB 3.0 adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis web. Konsep WEB 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001 yang menggambarkan WEB 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Konsep WEB 3.0 diandaikan web site sebagai sebuah intelektualitas buatan (Artificial Intelegence) sehingga aplikasi dalam website dapat saling berinteraksi. Kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service. Web service adalah aplikasi yang dapat diakses oleh aplikasi yang lain, menyimpan data dalam bentuk XML,dan dapat diakses oleh multi platform. Era ini adalah era semantic web, personalisasi (misalnya iGoogle) yang berkembang pada pencarian dan periklanan. WEB 3.0 berhubungan dengan konsep WEB Semantik, yang memungkinkan isi web dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli pengguna, tetapi juga dalam bentuk format yang diakses oleh agen-agen software. Keunikan dari WEB 3.0 adalah konsep dimana manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari.
WEB 3.0 terdiri dari:

1. Web Semantik

2. Format Mikro

3. Pencarian dalam bahasa pengguna

4. Penyimpanan data dalam jumlah besar

5. Pembelajaran lewat mesin

6. Agen rekomendasi, yang merujuk pada kecerdasan buatan WEB.

WEB 3.0 memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide, dimana Web seolah-olah sudah seperti kehidupan nyata. Web ini merupakan realisasi dari pengembangan system kecerdasan buatan. Semakin tinggi dan modern teknologi maka semakin kabur sumbernya.
WEB 3.0 juga menawarkan ,etode yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online.

PERBEDAAN antara CLIENT SERVER dan WEB SERVER

CLIENT-SERVER merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak server. Web Server adalah penyediaan broadcast website untuk diakses oleh para pengakses. Client Server adalah jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service atau layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server.

Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dan komponen server. Komponen klien juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end. Komponen klien dari aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukan data dari pengguna. Komponen klien tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request dari klien, dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada klien. Klien pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna.

Sebuah contoh dari aplikasi client/server sederhana adalah aplikasi web yang didesain dengan menggunakan Active Server Pages (ASP) atau PHP. Skrip PHP atau ASP akan dijalankan di dalam web server (Apache atau Internet Information Services), sementara skrip yang berjalan di pihak klien akan dijalankan oleh web browser pada komputer klien. Klien-server merupakan penyelesaian masalah pada software yang menggunakan database sehingga setiap komputer tidak perlu diinstall database, dengan metode klien-server database dapat diinstal pada suatu komputer sebagai server dan aplikasinya diinstal pada client.

WEB SERVER dapat dimaknai sebagai suatu program computer yang mempunyai tanggung jawab/tugas menerima pemintaan HTTP dari komputer klien, yang dikenal dengan nama WEB BROWSER,dan melayani dengan menyediakan respon HTTP berupa konten data,biasanya berupa halaman web yang terdiri dokumen HTML, dan objek yang terkait seperti gambar.
Menurut wikipedia, Web Server atau Server Web merupakan sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan broser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Jadi, pada dasarnya web server hanyalah sebuah perangkat lunak yang bisa saja berada di computer apapun dengan spesifikasi apapun. PC biasa pun dapat berfungsi sebagai web server.

Karena web server hanyalah suatu perangkat lunak, saat ini banyak pilihan yang dapat kita pilih. Mulai dari yang gratis (free) sampai yang berbayar, mulai dari yang kompleks sampai yang bisa berjalan di CD. Beberapa diantaranya yang cukup banyak digunakan adalah APACHE web server, internet information services (IIS), xitami, PWS, dsb.

Lalu bagaimana prinsip atau cara kerja web server itu sendiri? Cukup sederhana untuk dipahami, karena pada dasarnya tugas web server hanya ada 2 (dua), yaitu:
1. Menerima permintaan (request) dari client, dan
2. Mengirim apa yang diminta oleh client (response).

MACAM-MACAM INTERNET SERVICE PROVIDER

Contoh-contoh ISP (INTERNET SERVICE PROVIDER) di Indonesia yang populer:

1. Speedy

2. Telkomnet

3. IM2

4. VISIONNET

5. 3GNET

6. FIRSTMEDIA

7. BIZNET

CARA KERJA WEBSITE

Website atau situs juga dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Website adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam dunia internet.


Sebuah website dibuat dengan berbagai tujuan seperti:
1. Memperluas Ruang Promosi

2. Mempermudah Komunikasi

3. Dapat dipergunakan sebagai Media INTERAKSI

Saat ini, sebuah website tidak hanya dimiliki oleh perusahaan besar yang telah memiliki bisnis didunia nyata, namun banyak sekali bisnis yang justru berawal dari internet.

Penjelasan untuk gambar cara kerja web diatas adalah:
Web site bekerja dengan cara User akan mengakses suatu website berupa URL melalui WEB Browser (yaitu media untuk menuju URL yang diakses). Kemudian WEB BROWSER tersebut mengirimkan permintaan / request kepada web server melalui layer-layer TPC/IP, kemudian web server memberikan WEB FILER yang direquest jika ada. WEB FILER yang telah diberikan tadi tidak secara langsung ditampilkan begitu saja,namun WEB SERVER memberikan respon yang melalui layer-layer TPC/IP, yang kemudian baru diterima oleh WEB BROWSER,dan kemudian dikirimkan kepada user berupa display.

HUB vs SWITCH


HUB dan SWITCH merupakan alat yang digunakan dalam membangun suatu jaringan komputer yang biasanya jaringan tersebut terdiri dari 2 atau lebih komputer. Biasanya kedua alat ini digunakan dalam membangun jaringan LAN (Local Area Network)

HUB merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual pada 1 layer (physical layer). Hub itu bisa disebut sebagai ‘tempat pertemuan’ atau ‘tempat berkumpul’. Dalam istilah di Jaringan/Network, Hub adalah alat tempat menyambungnya beberapa komputer (dan perangkat Network lainnya, seperti Printer) menjadi satu, untuk ‘berkumpul’ menjadi LAN, sehingga semua perangkat tersebut dapat berkomunikasi dengan yang lain. Kegunaan dari LAN (baik menggunakan Hub maupun Switch) adalah supaya semua perangkat yang terpasang dapat melakukan ’sharing’, misalnya berbagi akses ke Internet, dsb.
Bedanya Hub dengan Switch di LAN adalah, Hub itu saat menerima satu Input, akan meneruskan ke semua Output, sementara Switch itu saat menerima satu Input, akan meneruskan ke Output tujuan saja. Misalkan, komputer A,B, dan C, terpasang di Hub. A mengirim data untuk B. Saat Hub menerima (Input) dari A, maka Hub akan meneruskan (Output) ke B dan C. Apabila menggunakan Switch, saat menerima dari A, si Switch hanya akan meneruskan ke B saja.
Dalam istilah di Perangkat Komputer, Hub bisa dilihat sebagai ‘cabang’ dari satu Port. Misalnya, USB Hub itu adalah alat yang dipasang di satu USB Port di komputer, yang berisi beberapa USB Port lagi, sehingga praktis satu USB Port di komputer dicabangkan menjadi beberapa USB Port.


SWITCH merupakan sebuah alat yang menyaring/filter dan melewatkan
paket yang ada di sebuah LAN. Switcher bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di Network Layer (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer Model. Artinya SWITCH pada saat mengirimkan data mengikuti MAC (address pada Network Interface Card) sehingga dapat bekerja untuk paket protokol apapun. LAN yang menggunakan Switch untuk berkomunikasi di jaringan maka disebut dengan Switched LAN atau dalam fisik ethernet jaringan disebut dengan Switched.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: